Seperti
yang telah kita ketehui, Drones merupakan aset yang sangat berharga
didalam dunia kemiliteran dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari
pertempuran dan pengawasan didalam pertempuran dan mata-mata.
Namun
dalam kegiatan pengawasan dan memata-matai daerah pertempuran dari
jarak yang jauh, dapat menjadi titik awal untuk perencanaan taktik yang
akan dipakai.
Oleh karena itu, tentara Inggris di Afganistan telah menggunakan UAV untuk kegiatan mengintai daerah yang dianggap berbahaya.
Dimensi
UAV hanya sebesar 4x1 inchi (10x2.5cm) dengan berat ta lebih dari 0.6
ounces (16 gram), yang memudahkan para tentara untuk membawa dalam misi
pertempuran, yang dilengkapi kamera live-video streaming sampai jarak
800meter.
Nano
drones sendiri memiliki ketahanan yang sangat tangguh untuk mengarungi
medan dengan kondisi yang ekstrim di Afganistan. Kecepatan terbangnya
mampu mencapai 22 mph (35km/h), untuk handling, bisa manual atau dengan
koordinat GPS.
Pada
tahun 2012, Nano drones telah dipergunakan untuk kegiatan spionase oleh
tentara Inggris dan mereka sangat terbantukan dengan adanya teknologi
tersebut, tapi dengan syarat 20M poundsterling kontrak dengan
Marlborough Communications Ltd. Terimakasih banyak atas kunjungan anda. Salam Jepit.
Sumber : http://www.gizmag.com/black-hornet-nano-uav/26118/