Translate

Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2016

ABRI - Angkatan Bersenjata Republik Indonesia

Logo TNI
Hari ini saya akan mencoba menjabarkan tentang militer Indonesia. Angkatan bersenjata RI telah berevolusi dari masa ke masa, baik dari masa pemerintahan jaman dulu sampai tahun 1998, dimana ada puncak revolusi reformasi yang sanggup menggulingkan pemerintahan Orde Baru. 

Badrodin Haiti

Jenderal Polisi Drs. Badrodin Haiti (lahir di Paleran, UmbulsariJemberJawa Timur24 Juli 1958; umur 57 tahun) adalah Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang menjabat sejak 17 April 2015, sejak Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat Jenderal Polisi Sutarman sebagai Kapolri pada tanggal 16 Januari 2015.[1] Pada 18 Februari 2015, ia diajukan sebagai calon tunggal Kapolri, menyusul keputusan Presiden Jokowi untuk tidak melantik Komjen Budi Gunawan menjadi Kapolri[2][3]. Pada tanggal16 Januari 2015 hingga 17 April 2015, Badrodin ditunjuk Presiden Jokowi menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kapolri yang melaksanakan tugas sehari-hari Kapolri hingga pelantikan Kapolri definitif dilaksanakan.
Sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), dan sebelum itu mengemban tugas sebagai Kabaharkam Mabes Polri, di mana ia dikenal karena kesederhanaan, integritas, ketegasannya,[4] dari 2 Agustus 2013 hingga pengangkatannya sebagai Wakapolri pada 27 Februari 2014.

TAP MPR NO VII/MPR/2000


Penjabaran tentang Ketetapan MPR No VII/MPR/2000 yang berisi tentang Pemisahan TNI dan POLRI.

KETETAPAN MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
NOMOR VII/MPR/2000 TAHUN 2000
TENTANG
PERAN TENTARA NASIONAL INDONESIA DAN PERAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT,

Gatot Nurmantyo

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo (lahir di TegalJawa Tengah13 Maret 1960; umur 56 tahun) adalah Panglima Tentara Nasional Indonesia yang resmi menjabat sejak 8 Juli 2015[1]. Sebelumnya, Gatot merupakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat ke-30 yang mulai menjabat sejak tanggal 25 Juli 2014 setelah ditunjuk oleh Presiden SBY untuk menggantikan Jenderal TNI Budiman.[2][3][4][5] Ia sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Muhammad Munir. Pada Juni 2015, ia diajukan oleh Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI, menggantikan Jenderal Moeldoko yang tengah masuk waktu purna baktinya[6].

Selasa, 11 Maret 2014

UAV untuk latihan terbang para pilot.

UK MoD (Ministry of Defence) telah menelurkan sebuah UAV (UK's homegrown Watchkeeper tactical unmanned aerial vehicle) yang awalnya bertujuan hanya untuk survey area untuk latihan penerbangan, dengan produknya WK450 yang menghabiskan 800 juta poundsterling pada tahun 2005 dengan generasi pertamanya bernama Elbit Hermes 450 UAV, yang mampu bertahan di udara selama lebih dari 16 jam untuk sekali take off. 

Sabtu, 20 April 2013

Raytheon 3D untuk membantu Pilot melalui suara




Telah dilakukan pengembangan 3D untuk sistem penerbangan, yang akan memberikan informasi melalui suara dan gambar 3D. Raytheon akan mengirimkan informasi audio dari setiap serangan yang akan terjadi, mengidentifikasi, sumber setiap serangan tersebut.

Teknologi sekarang, masih memberikan peringatan secara visual, dalam arti, kita harus melihat monitor. Bentuk serangan, jarak dan sumber serangan terdeteksi dan terpampang di dalam layar monitor. Disini, Raytheon, akan menginstruksi setiap serangan ke dalam bentuk suara stereophonic, sehingga kita bisa tahu asal serangan dari suara yang dihasilkan Raytheon tanpa harus menoleh ke sumber serangan tersebut.

Rabu, 27 Maret 2013

Tentara Inggris punya mainan baru (Nano Drones)


Kamis, 14 Maret 2013


Seperti yang telah kita ketehui, Drones merupakan aset yang sangat berharga didalam dunia kemiliteran dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari pertempuran dan pengawasan didalam pertempuran dan mata-mata.

Namun dalam kegiatan pengawasan dan memata-matai daerah pertempuran dari jarak yang jauh, dapat menjadi titik awal untuk perencanaan taktik yang akan dipakai.


Oleh karena itu, tentara Inggris di Afganistan telah menggunakan UAV untuk kegiatan mengintai daerah yang dianggap berbahaya.

Dimensi UAV hanya sebesar 4x1 inchi (10x2.5cm) dengan berat ta lebih dari 0.6 ounces (16 gram), yang memudahkan para tentara untuk membawa dalam misi pertempuran, yang dilengkapi kamera live-video streaming sampai jarak 800meter.
Nano drones sendiri memiliki ketahanan yang sangat tangguh untuk mengarungi medan dengan kondisi yang ekstrim di Afganistan. Kecepatan terbangnya mampu mencapai 22 mph (35km/h), untuk handling, bisa manual atau dengan koordinat GPS. 
Pada tahun 2012, Nano drones telah dipergunakan untuk kegiatan spionase oleh tentara Inggris dan mereka sangat terbantukan dengan adanya teknologi tersebut, tapi dengan syarat 20M poundsterling kontrak dengan Marlborough Communications Ltd. Terimakasih banyak atas kunjungan anda. Salam Jepit.

Sumber : http://www.gizmag.com/black-hornet-nano-uav/26118/